top of page

Jangan Bingung! Inilah Istilah Dalam Logistik yang Sering Digunakan

Membicarakan logistik, tentu saja ada banyak istilah yang perlu dipahami. Pernah mencari tahu shipping artinya apa? Atau mungkin pengiriman cargo itu apa? Jangan sampai Anda bingung karena tidak mengetahui istilah logistik yang ada ketika melakukan pengiriman atau terjun ke dalam dunia logistik.

Pengertian Logistik

Secara umum, istilah logistik adalah ilmu pengetahuan atau seni dalam melakukan proses penyimpanan, penyaluran dan pemeliharaan, terhadap berbagai barang atau alat-alat tertentu.

Pengertian logistik lainnya adalah serangkaian proses yang meliputi kegiatan perencanaan, implementasi, hingga pengawasan terhadap suatu proses perpindahan. Perpindahan yang dimaksud itu bisa barang, jasa, energi, atau sumber daya lainnya dari titik awal menuju titik penggunaan.

Dari dua pengertian di atas, bisa disimpulkan bahwa logistik adalah bagian dari ilmu manajemen di mana rangkaian kegiatan saling berhubungan dan dilakukan secara bertahap, serta bertujuan untuk mengelola dan memelihara barang atau perlengkapan tertentu.

Barang-barang yang dimaksud yaitu barang hasil produksi ataupun barang permintaan yang dikelola oleh manajemen perusahaan untuk selanjutnya dikelola hingga aman, tepat, dan murah hingga ke tangan konsumen.

Baca Juga: Memahami Pengertian Logistik (Fungsi, Manfaat dan Tujuan)

Pengertian Cargo

Istilah Cargo sangat melekat dengan dunia logistik. Cargo adalah pengiriman logistik dengan jenis muatan besar yang dikirim melalui darat, laut, dan udara dengan jarak tempuh antar kota hingga provinsi.

Istilah Cargo berkaitan dengan pengiriman barang besar yang kisaran beratnya lebih dari 10 kg dan memiliki dimensi yang cukup besar. Salah satu contohnya bisa ditemukan pada layanan jasa pengiriman logistik B2B terbaik yaitu Kargo Technologies.

Baca Juga: Apa Itu Cargo? Pengertian, Jenis, dan Klasifikasinya

Pengertian Ekspedisi

kurir

Ekspedisi logistik adalah perusahaan pengiriman barang yang memberikan jasanya untuk masyarakat dengan menyediakan sejumlah armada serta pengemudi. Umumnya, jasa ekspedisi diperuntukkan untuk pengiriman barang dalam kota dengan berat dan dimensi yang kecil, seperti misalnya pengiriman dokumen dan barang dengan muatan di bawah 5 kg. Contoh jasa ekspedisi ini bisa dilihat dari adanya kurir-kurir paket yang pekerjaannya mengirim barang ke perumahan atau antar kota.

Baca Juga: Macam-Macam Jasa Pengiriman Barang Beserta Produknya

Memahami Berbagai Macam Istilah Logistik

Berbicara dunia logistik tentu tidak hanya soal Cargo dan ekspedisi saja. Ada beberapa istilah logistik umum lainnya yang tidak kalah penting dan untuk dipelajari dan diketahui. Berikut ini penjelasannya:

Shipping artinya adalah pengiriman, baik itu melalui darat, laut, maupun udara.

Shipper artinya eksportir atau si pengirim barang. Dalam pengiriman, nama dan alamat lengkap sang Shipper harus tertulis jelas dalam dokumen-dokumen yang diperlukan saat pengiriman.

Consignee artinya importir atau si penerima barang. Nama dan alamat Consignee juga perlu ditulis secara jelas saat hendak melakukan pengiriman.

Customer Clearance artinya proses administrasi pengiriman barang dari wilayah muat ataupun bongkar yang berhubungan dengan kepabeanan dan administrasi pemerintah.

Description of Goods artinya perincian barang. Description of Goofs ini biasanya terdapat di dalam packing list lengkap dan juga Bill of Lading. Hanya saja, dalam Bill of Lading, Descriptions Goods tertulis lebih sederhana atau hanya garis besarnya saja.

Shipping Mark & Number adalah jumlah carton dan tanda pengiriman yang tercantum pada kemasan barang. Data ini biasanya tercantum dalam packing list atau Bill of Lading.

Bill of Lading atau B/L adalah konosemen alias bukti pengiriman barang dan juga pengambilan barang. Form Bill of Lading sendiri biasanya sudah harus mendapatkan legalitas dari dunia internasional sebagai alat bukti pengiriman dan pengambilan barang ekspor impor.

Notify Party adalah Istilah yang merujuk pada pihak kedua setelah Consignee yang berhak untuk diberitahu mengenai adanya suatu pengiriman dan juga penerimaan barang logistik. Dalam praktiknya, nama dan alamat notify party sendiri sama dengan dengan identitas Consignee. Meski demikian, semuanya tergantung dari pihak perjanjian awal antara shipper dan importir.

DO (Delivery Order) adalah surat yang diberikan oleh pihak shipping agent, forwarder, atau gudang sebagai tanda bukti pengambilan barang, kontainer kosong, dari gudang asal ke gudang tujuan.

Baca Juga: Mau Banjir Delivery Order? Yuk Coba Truk Balikan di Kargo

Vessel, istilah ini berarti kapal.

Mother Vessel adalah kapal pengangkut dengan kapasitas besar yang biasanya mengangkut kontainer dari pelabuhan transit menuju pelabuhan tujuan.

Voy (Voyage) adalah Nomor keberangkatan kapal.

G.W (Gross Weight) adalah berat kotor dari barang dan kemasan barang itu sendiri. Contoh berat barang 2 kg dan berat kemasannya 0,5 kg maka G.W : 2,5 kg. – N.W (Net Weight) berarti berat bersih barang sebelum dikemas.

LCL (Less than Container Load): Istilah pengiriman barang yang kapasitasnya dibawah standar kapasitas muat kontainer.

FCL (Full Container Loaded): Istilah untuk pengiriman barang dengan menggunakan kontainer.

CY (Container Yard): Istilah mode pengiriman dari tempat penumpukan petikemas.

DOOR adalah alamat gudang atau lokasi asal serta lokasi pengambilan barang yang akan dikirim.

ETD (Estimation Time of Departure) adalah istilah perkiraan waktu keberangkatan kapal.

ETA (Estimation Time of Arrival) adalah istilah perkiraan waktu kedatangan kapal.

Dry Container adalah Container standar yang aman untuk mengangkut barang-barang material sepert, besi, mobil, motor, gerbong, dan material lainnya.

Reefer Container adalah jenis karoseri kontainer yang memiliki suhu pendingin di dalamnya seperti sebuah kulkas raksasa. Tujuannya adalah untuk pengiriman makan beku, daging, pengiriman makanan dan barang yang mudah kadaluarsa lainnya.

Part of Shipment adalah pengiriman barang yang menggunakan kontainer dengan isi barang yang dimuat dari beberapa nama pengirim kepada satu orang penerima. Pengiriman tersebut dimaksudkan dengan satu tujuan dengan banyak nama barang pengiriman yang berbeda.

Stripping artinya proses bongkar muat dengan waktu yang panjang.

Stuffing artinya penyusunan barang pada satu kontainer atau karoseri agar barang muat banyak dan tersusun dengan rapi.

3PL atau Third Party Logistik merupakan pihak ketiga pada perusahaan jasa pengiriman yang membantu pihak kedua dalam melakukan pengiriman barang. 3PL membantu pengiriman untuk mencakup daerah yang tidak bisa dicakup oleh jasa pengiriman besar.

Baca Juga: Apa itu 3PL? Pengertian Third Party Logistic Pada Pengiriman

PEB merupakan akronim dari Pemberitahuan Ekspor Barang. Untuk pemberitahuan ekspor barang sendiri dapat dilakukan dengan sistem online melalui sistem EDI. PEB sendiri adalah pemberitahuan untuk pemeriksaan fisik barang ekspor, jika disetujui maka akan keluar PE. Adapun data yang diisikan saat pengajuan form adalah semua data yang ada di packing list & commercial invoice.

PE adalah Persetujuan export. Lembar persetujuan export ini diperoleh dan diprint sendiri oleh pihak Shipper/ EMKL yang memiliki sistem online, setelah semua pengajuan dokumen-dokumen export telah disetujui oleh pihak Bea dan Cukai.

Baca Juga: Fungsi Manajemen Logistik (Pengertian, Manfaat, dan Komponen Lain di Dalamnya)

Percayakan Pengiriman Pada Penyedia Jasa Logistik

kargo

Setelah mengetahui informasi lengkap mengenai istilah-istilah dalam dunia logistik, Anda juga perlu paham mengenai istilah penyedia jasa logistik. Penyedia jasa logistik adalah perusahaan yang bergerak di bidang transportasi dan juga pergudangan. Barang yang biasanya dikirim bisa berasal dari satu produsen ke produsen lain atau dari produsen ke konsumen, dari produsen ke distributor dan lain sebagainya.

Saat ini, sudah banyak penyedia jasa logistik yang tersedia untuk membantu proses logistik distribusi barang menjadi lebih mudah. Salah satu yang memberikan layanan terbaik dan terlengkap adalah Kargo Technologies.

Kargo Tech memiliki berbagai macam pilihan armada yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan pengiriman bisnis. Mulai dari industri F&B, FMCG, dan bisnis UMKM lainnya yang bisa dikirim di seluruh cakupan wilayah pulau Jawa.

Proses pemesanannya pun tidak menyulitkan dan bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Anda hanya perlu melakukan pemesanan melalui whatsapp kami di sini. Setelah itu, truk pun siap menjemput di titik lokasi dan mengirimkan barang ke titik drop pengirim (multi drop) berdasarkan hasil rute terbaik dari automatic routing.

Tidak hanya itu saja, Kargo juga menyediakan layanan Transportation Management System, KargoNexus untuk memudahkan proses logistik dengan teknologi SaaS terkini, mulai dari pemantauan pengiriman dan pelacakan langsung hingga evaluasi kinerja dan sistem analisis.

Untuk kebutuhan sewa harian pun, Kargo bisa diandalkan. Dengan adanya fast confirmation, proses pengadaan dan konfirmasi sewa truk hanya berlangsung kurang dari 3 jam dan tersedia asuransi hingga Rp20.000.000.

Bagaimana, lengkap bukan? Yuk, andalkan Kargo Technologies sebagai mitra berbisnis Anda!

#IndustriLogistik

1 tampilan
bottom of page