top of page

Cara Mengatur Keuangan di Dalam Bisnis Logistik (Transporter)

Apa yang menjadi peranan penting di dalam sebuah aspek bisnis dan terutama di dalam sebuah bisnis logistik? Berbagai hal seperti adanya aset-aset yang terjaga rapi, manpower yang berkualitas, hingga perencanaan strategi bisnis yang baik adalah beberapa hal yang perlu diketahui agar bisnis tersebut dapat berjalan dengan lancar. 

Namun terlepas dari hal tersebut, mengetahui cara mengatur keuangan dan juga manajemen keuangan itu sendiri adalah hal yang tidak boleh luput dari setiap pelaku bisnis usaha, apalagi saat ini pandemi sedang melanda dan keuangan transporter penting untuk diperhatikan. Berikut ini kami akan memberikan tips keuangan untuk menjaga cash flow keuangan transporter agar dapat bertahan di masa pandemi.

Cara Mengatur Keuangan Transporter di Masa PPKM

Cooperation analyst chart professional paper economics Free Photo

Keuangan merupakan salah satu hal yang tidak pernah terlepas di dalam setiap aspek kehidupan berbisnis. Dengan keuangan sendiri, tentunya beberapa hal maupun aktivitas di dalam keseharian kita dapat teratasi dengan teratur dan juga sesuai dengan rencana yang kita inginkan. Berikut ini cara mengatur keuangan transporter yang perlu dimiliki oleh pemilik truk dan transporter.

1. Menyiapkan Dana Darurat untuk Pandemi

Untuk menyiapkan dana darurat yang kamu butuhkan kamu harus mengetahui terlebih dahulu pengeluaran rata-rata di setiap bulannya. Kamu bisa melakukan checklist terhadap dana yang didapatkan setiap bulan, berapa kali kamu mendapatkan muatan tiap bulan, lalu totalkan hasil pendapatan per bulan tersebut dan lihat hasilnya.

Setelah mendapatkan hasil tersebut, sekarang kamu bisa mencocokan dengan dana yang dibutuhkan setiap bulannya seperti untuk biaya service truk, biaya akomodasi supir, biaya pemasaran dan lain-lain. Sisa dari hasil keuntungan yang di dapat, harus dialokasikan untuk dana darurat dan keberlangsungan operasi proyek selanjutnya.

2. Terapkan Manajemen Keuangan yang Baik

Selain mengetahui pentingnya keberadaan dana darurat, pengelolaan keuangan di dalam sebuah sektor bisnis, ada hal lainnya yang dapat menopang keuangan yang sehat dan juga lancar di usaha bisnis yang sudah berjalan itu.

Apakah hal yang perlu diperhatikan tersebut?

Hal yang menjadi penting untuk para transporter adalah dengan memperhatikan manajemen keuangan yang baik.

Manajemen keuangan merupakan suatu hal yang memfokuskan bagaimana perencanaan, alokasi, penggunaan, dan juga mengatur keuangan itu sendiri agar bisa lebih efektif, efisien, dan juga terpantau dengan baik sehingga keuangan pada bisnis tersebut tidak terganggu.

3. Prioritaskan yang Wajib dan Perlu

Prioritaskan pengeluaranmu untuk kebutuhan yang sifatnya mendesak ataupun mendatangkan keuntungan. Selain itu juga jangan lupa dengan pengeluaran wajib lainnya yaitu seperti pajak truk, cicilan utang, dan pembiayaan operasi yang dibutuhkan.

4. Turunkan Harga untuk Mendapatkan Muatan Rutin

Mendapatkan muatan rutin tentu akan menguntungkan transporter. Pendapatan secara rutin tentu akan membuat pemilik truk aman karena ada pendapatan tetap pada saat pandemi. Namun, untuk mencari muatan harian untuk saat ini tidak bisa lagi didapatkan dengan mudah, mengingat beberapa perusahaan manufaktur lainnya melakukan press budget dan mengurangi distribusi produknya.

Agar mendapatkan muatan rutin dengan mudah, kamu bisa melakukan beberapa strategi, dan salah satunya mengurangi keuntungan dan mendapatkan muatan rutin. Yang penting mendapat keuntungan kecil namun, memiliki pekerjaan yang terus berjalan.

Pentingnya Mengelola Keuangan pada Bisnis Untuk Mencegah Kebangkrutan

Business woman working teamwork process. Free Photo

Apakah hal yang paling penting untuk diketahui dan dilihat secara cermat apabila mengelola sebuah perusahaan ataupun bisnis tersebut?

Apakah konsep bisnis, sumber daya? Ataukah dari segi pemasaran itu sendiri?

Semuanya seperti yang diatas tersebut adalah benar adanya, namun satu hal yang perlu diketahui agar roda bisnis di perusahaan tersebut dapat berjalan dengan baik adalah mengelola keuangan yang baik.

Jika di dalam suatu bisnis pengelolaan keuangannya sudah baik, maka bisnis tersebut dapat berjalan dengan cukup lancar dan bahkan pada saat pandemi datang melanda bisnis.

Lewat hal tersebut, tak jarang jika para pelaku bisnis usaha maupun para pemangku kepentingan di bidang sektor perekonomian juga sering menerapkan pengelolaan keuangan yang baik dan terstruktur agar bisnis yang ada dapat berjalan dengan baik.

Terkhusus untuk bisnis logistik, pengelolaan keuangan yang matang pastinya dapat melancarkan arus pengiriman barang, terjaganya dana cadangan, hingga terstrukturnya dana operasional yang ada sehingga proses pengiriman dan penerimaan barang pun dapat dengan lancar terlaksana.

Untuk itu, ini lah beberapa cara yang bisa kamu lakukan dalam mengatur manajemen keuangan agar arus keuangan bisa terpantau dengan baik dan lancar.

1. Jadwalkan Budget Secara Rutin

Budget atau anggaran adalah inti di dalam keberlangsungan bisnis itu sendiri. Atur anggaran yang ada dan juga merencanakan alokasi-alokasi dana yang dibutuhkan agar anggaran pada bisnis dapat tercatat dengan baik. Dengan adanya catatan di budget tersebut, tentunya bisa membatasi pengeluaran-pengeluaran dana yang berlebihan ataupun juga mengetahui estimasi budget yang dibutuhkan di dalam suatu anggaran.

Selain itu karena setiap bulannya tentu bisnis memerlukan budget yang berbeda-beda, maka penjadwalan ini bisa menjadi acuan untuk pengaturan uang yang disiapkan bisnis dalam keberlangsungannya tersebut.

2. Buatlah Pembukuan

Pembukuan menjadi hal yang cukup penting apabila memainkan peranan dalam proses penerimaan ataupun pengiriman barang. Apabila ada barang yang masuk ataupun barang yang keluar, penting untuk dilakukan pencatatan agar bisa mengatur manajemen keuangan terstruktur dengan baik.

3. Monitor Arus Kas Keuangan

Karena cepatnya perputaran uang akibat pengiriman yang sering dilakukan transporter, maka di dalam manajemen keuangan pada bisnis pun harus dimonitor secara berkala agar terpantau arus keuangan tersebut. Pada bagian ini, kamu bisa menetapkan beberapa karyawan di bagian administrator maupun auditor agar dapat memonitor arus pergerakan uang di dalam bisnis.

5. Lakukan Peninjauan Biaya Pemasukan dan Pengeluaran

Arus keuangan di dalam suatu bisnis tentunya dapat berjalan dengan sangat cepat. Untuk itu, lakukan peninjauan kepada biaya-biaya yang telah ada dalam bisnis Anda. Tinjau kembali pengeluaran dan juga pemasukan pada perusahaan transporter sudah sesuai? Apakah efektif? Dan apakah sangat dibutuhkan?

6. Berdayakan Aset Bisnis yang Ada

Untuk memutar roda keuangan di dalam bisnis, kamu pun bisa memberdayakan aset-aset yang ada untuk bisa menambahkan kas keuangan pada bisnis. Beberapa aset yang dapat dikategorikan dalam fixed assets seperti tanah, bangunan, hingga kendaraan-kendaraan dapat kamu berdayakan dengan menjual yang tidak terlalu dibutuhkan dan menggantinya dengan keperluan-keperluan yang lebih penting lagi.

Mengatur keuangan dengan mengetahui manajemen keuangan yang baik di dalam sebuah perusahaan ataupun bisnis adalah hal yang penting untuk dilakukan demi keberlangsungan bisnis itu sendiri. Selain itu dengan memahami kedua hal tersebut, kamu pun dapat mengetahui langkah apa yang akan dilakukan untuk bisnis untuk kedepannya lewat perencanaan strategi-strategi yang berasal dari data keuangan yang kamu miliki tersebut.

Dapatkan Muatan Rutin Dengan Bergabung Bersama Kargo.tech

Setelah mengetahui beberapa hal tersebut, apakah kamu sudah ada gambaran untuk strategi bisnis kamu dan terutama di dalam sisi finansial itu sendiri? Agar memiliki cash flow yang lancar pada saat pandemi ini, kamu perlu memiliki muatan rutin dan harian agar keuangan terus berputar selama pandemi ini berlangsung.

Sekarang saatnya dapatkan muatan rutin, muatan harian bersama Kargo.tech, untuk mendapatkan pendapatan tambahan bagi transporter. Download aplikasi Kargo vendor sekarang juga dan nyalakan notifikasinya agar langsung mendapatkan muatan melalui aplikasi tersebut. Yuk, bergabung bersama Kargo sekarang juga!

0 tampilan

Commentaires


bottom of page